/Simak! Ini Cara Mudah Memperbaiki Receiver Parabola Yang Rusak Alias Mati Total

Simak! Ini Cara Mudah Memperbaiki Receiver Parabola Yang Rusak Alias Mati Total

Banyak dari Anda yang menggunakan antena parabola untuk menangkap sinyal TV atau menonton acara dari channel luar negeri. Supaya berfungsi, parabola membutuhkan alat untuk mengirimkan sinyal dari dish ke televisi atau yang disebut receiver parabola. Agar bisa menonton acara favorit, Anda membutuhkan receiver yang sesuai dengan antena parabola yang dimiliki.

Receiver parabola dapat mengalami kerusakan seiring dengan masa pemakaian yang telah lama. Bukan saja karena usia pemakaian yang sudah cukup lama, penyebab ekternal seperti sambaran petir atau aliran listrik yang tidak stabil pun sering menjadi penyebab lain kerusakan reciver.

Kerusakan receiver parabola dapat terjadi baik pada hardware yang berupa modul rangkaian elektronika dan juga firmware yang mengalami error. Jika sobat sedikit memiliki keahlian dalam bidang elektronika, alangkah baiknya mencoba untuk memperbaiki sendiri kerusakan yang dialami receiver parabola sobat.

Kerusakan Pada Power Supply

Blok rangkaian power supply pada receiver parabola berfungsi untuk memberikan sumber tegangan untuk modul chipset. Selain menyediakan tegangan untuk chipset, power supply juga memberikan tegangan untuk LNB parabola melalui saluran kabel antena.

Baca Juga  Mudah! Ini Cara Scan Manual Receiver Parabola K-Vision Bromo & Cartenz (K1000, K1100, K1200, K2000 & C2000)

Kerusakan pada power supply dapat berupa hilangnya tegangan yang dihasilkan rangkaian ini. Gejala yang timbul dapat berupa tidak lampu indikator power tidak menyala. Display pada receiver tidak menampilkan informasi sama sekali. 

Penyebab kerusakan pada power supply receiver parabola umunya terjadi karena ada komponen elko yang tidak berfungsi atau tidak jarang juga akibat terkena sambaran petir. Untuk memeriksa apakah power supply berfungsi atau tidak dilakukan dengan mengukur tegangan keluaran power supply menggunakan multimeter.

Tegangan yang dihasilkan oleh power supply biasanya 12 Volt DC. Ada juga jenis receiver tertentu yang membutuhkan dua level tegangan pada modulnya : 12 Volt dan 5 Volt DC.

Lakukan pergantian komponen elko yang telah mengalami kerusakan dengan ukuran dan nilai yang sesuai. Jika power supply terlihat sudah parah kerusakannya, bisa dilakukan dengan pergantian power supply yang baru atau bisa ditambahkan rangkaian gacun.

Baca Juga  Harus Tahu! Ini Solusi Lupa Password Receiver K-Vision Bromo, Cartenz & GOL Garmedia (Gardiner Ottimo, Optus & LGSat)

Kerusakan Pada Modul Chipset

Modul chipset atau ada juga teknisi yang menyebutnya sebagai MPEG atau modul program merupakan blok rangkaian inti receiver yang teridiri dari beberapa blok rangkaian. Modul chipset berfungsi untuk mengolah sinyal digital yang diterima oleh antena parabola untuk ditampilkan pada layar monitor / televisi menjadi berupa gambar dan suara.

Chipset yang digunakan pada receiver parabola berbeda beda dengan kemampuan dan fitur yang bervariasi. Chipset ini menjadi otak dari modul program dalam mengatur pengolahan sinyal digital. Pada chipset ini telah ditanam program / firmware untuk mengendalikan operasi tiap blok rangkaian pada modul.

Kerusakan pada chipset sering terjadi akibat parabola terkena sambaran petir. Kerusakan yang terjadi biasanya cukup parah hingga melumpuhkan kinerja chipset secara total. Tidak ada solusi lain untuk memperbaiki chipset receiver parabola keculai menggantinya dengan modul yang baru.

Baca Juga  Ini Cara Mudah Beli Paket Siaran K-Vision Melalui Aplikasi MotionPay

Selain mati total, kerusakan pada chipset sering juga ditandai dengan pesan error pada display atau receiver tidak mau booting. Kerusakan seperti ini dapat coba diatas dengan melakukan pergantian IC EPPROM atau IC memory receiver.

Firmware Error

Selain pada hardware, firmware atau software juga dapat mengalami kerusakan. Firmware adalah program yang mengendalikan semua sistem dan operasional receiver secara menyeluruh. Kersakan yang terjadi pada firmware dapat berakibat receiver tidak berfungsi seperti biasanya.

Penyebab kerusakan firmware bisa karena kesalahan pada proses instalasi firmware atau pemasangan firmware yang tidak cocok dengan versi seharusnya. Umumnya kerusakan firmware dapat dengan mudah diatasi dengan melakukan instal ulang firmware dengan versi yang sesuai.

Kesimpulan

Langkah pertama sebelum melakukan perbaikan pada receiver parabola, sobat harus lebih dulu memeriksa komponen parabola lainnya seperti antena dan kabel parabola. Karena bisa jadi kendala yang terjadi bukan pada receivernya. Bisa saja karena antena parabola yang perlu disetting ulang.